• Sen. Agu 8th, 2022

5 Strategi Membeli Mobil Baru yang Tepat untuk Pemula

Harga mobil

Mobil bagi sebagian orang merupakan kebutuhan pokok, terutama di kota-kota besar. Kendaraan roda empat tersebut bisa menunjang mobilitas dan produktivitas agar lebih cepat berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Harga mobil yang tinggi bisa diatasi dengan membayar secara kredit.

Namun, mengajukan kredit pun tidak boleh sembarangan tanpa mempertimbangkan profil risiko keuangan Anda. Mengingat setiap orang memiliki level risiko yang berbeda mengingat penghasilan yang juga tidak sama.

5 Strategi Membeli Mobil Baru Agar Tidak Menyesal Di Kemudian Hari

Membeli mobil secara kredit bisa menjadi pilihan yang tepat apabila Anda hendak menggunakannya dalam jangka waktu lama. Selain itu, sebaiknya tidak mudah tergoda mobil keluaran baru sebelum masa cicilan habis. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa strategi dalam membeli mobil.

1. Menentukan Jenis Pembayaran Mobil

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, beli mobil secara kredit memang bisa menjadi solusi. Terutama bagi Anda yang membutuhkannya secara urgent atau hendak digunakan untuk usaha. Jenis pembayaran mobil pun umumnya dibagi menjadi dua, yaitu kredit dan cash.

Sayangnya, tidak semua orang memiliki dana yang cukup untuk membelinya secara langsung atau cash. Namun, bukan berarti hal ini tanpa solusi jelas bagi yang membutuhkan mobil secara cepat. Jika kondisi finansial memungkinkan, maka kredit mobil bisa bermanfaat.

Bagaimana cara mengetahui apakah seseorang bisa kredit mobil berdasarkan kondisi keuangannya? Anda bisa memanfaatkan fitur instant approval yang ada di platform digital SEVA. Jadi, di dalamnya tinggal memilih mobil impian dan isi data penghasilan.

Tidak perlu menunggu lama, platform tersebut akan langsung memberikan hasil apakah kredit diterima atau tidak. Kredit yang mempertimbangkan kondisi finansial dengan baik tentunya tidak akan membawa beban terlampau berat kedepannya.

2. Mempelajari Spesifikasi dan Fitur Kelengkapan Mobil Incaran

Tidak sedikit pemula yang sebenarnya sudah memiliki mobil incaran selama ini. Namun, hal yang penting dipertimbangkan adalah model dan kelengkapannya. Pastikan Anda mengetahui dan mempelajarinya secara pasti agar paham mobil tersebut sesuai kriteria atau tidak.

Misalnya ketika hendak beli mobil yang di dalamnya belum dilengkapi karpet dan kaca film. Padahal, jika membelinya secara terpisah akan memakan biaya yang lumayan besar. Jadi, tidak perlu sungkan bertanya seputar spesifikasi dan kelengkapan mobil.

3. Menentukan Anggaran Sesuai Penghasilan

Harga jual mobil di pasaran saat ini rata-rata yaitu Rp200 juta, tergolong cukup mahal bukan? Terlebih jika penghasilan memang masih merintis dari awal. Oleh karena itu, penting untuk menentukan anggaran yang sesuai dengan penghasilan Anda setiap bulan.

Jika berniat menggunakan sistem kredit, pertimbangkan pula tingkat suku bunganya. Usahakan tidak memaksakan diri membeli tipe mobil yang sebenarnya di luar kemampuan keuangan. Mengingat kedepannya Anda juga harus mengeluarkan biaya tambahan lain, misanya biaya service dan BBM.

4. Memahami Adanya Pajak Penjualan dan Pajak Tahunan

Jika sudah menemukan tipe dan harga mobil incaran, maka selanjutnya pahamilah dalam kendaraan tersebut terdapat pajak. Pada mobil sendiri diberlakukan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) dan Pajak Tahunan kendaraan tersebut.

Jadi, jangan sampai lupa bahwa Anda harus membayar kedua jenis pajak tersebut.  Pajak merupakan biaya lain yang kerap kali disepelekan, padahal iuran wajib tersebut harus dibayarkan setiap warga negara.

5. Memilih Lembaga yang Menyediakan Kredit Terpercaya

Jika sudah berpikir matang akan melakukan kredit mobil, maka pilihlah lembaya pembiayaan yang memang terpercaya. Semakin tinggi jumlah permintaan suatu kendaraan mobil, maka ada saja pihak tidak bertanggung jawab yang bermain di belakangnya.

Oleh karena itu, Anda tidak boleh asal percaya terhadap lembaga pembiayaan. Usahakan memilih platform yang kredibel dan sudah terbukti pelayanannya pada masyarakat.

Membeli mobil untuk pertama kalinya memang bukan hal mudah. Terdapat banyak aspek yang harus diperhatikan agar nantinya cicilan mobil tidak terlalu membebani dengan kebutuhan lain. Oleh sebab itu, tetap pikirkan dengan matang mengenai risiko finansial yang akan Anda hadapi nantinya.